Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi. Tampilkan semua postingan

15 April 2016

Sepak Bola

Guys,, tidak seperti biasanya materi kali ini. Kalau sebelumnya admin udah posting materi lompat jauh dan renang, kali ini admin akan membahas tentang sepakbola. Olahraga ini memang menjadi olahraga yang paling banyak digemari hampir di seluruh dunia. Yuk langsung aja ke materinya..

PENGERTIAN
Sepak bola adalah cabang olahraga yang menggunakan bola yang umumnya terbuat dari bahan kulit dan dimainkan oleh dua tim yang masing-masing beranggotakan 11 orang pemain inti dan beberapa pemain cadangan. Memasuki abad ke-21, olahraga ini telah dimainkan oleh lebih dari 250 juta orang di 200 negara, yang menjadikannya olahraga paling populer di dunia. Sepak bola bertujuan untuk mencetak gol sebanyak-banyaknya dengan menggunakan bola ke gawang lawan. Sepak bola dimainkan dalam lapangan terbuka yang berbentuk persegi panjang, di atas rumput atau rumput sintetis.

Secara umum, hanya penjaga gawang saja yang berhak menyentuh bola dengan tangan atau lengan di dalam daerah gawangnya, sedangkan 10 pemain lainnya diizinkan menggunakan seluruh tubuhnya selain tangan, biasanya dengan kaki untuk menendang, dada untuk mengontrol, dan kepala untuk menyundul bola. Tim yang mencetak gol paling banyak pada akhir pertandingan adalah pemenangnya.

SKOR DAN POIN KEMENANGAN
 Dari sebuah pertandingan resmi, 3 poin diberikan kepada tim pemenang, 0 poin untuk tim yang kalah dan masing-masing 1 poin untuk dua tim yang bermain imbang. Meskipun demikian, pemenang sebuah pertandingan sepak bola dapat dibatalkan sewaktu-waktu atas skandal dan tindakan kriminal yang terbukti di kemudian hari. Sebuah laga sepak bola dapat dimenangkan secara otomatis oleh sebuah tim dengan 3-0 apabila tim lawan sengaja mengundurkan diri dari pertandingan (Walk Out).

TEKNIK DASAR PERMAINAN SEPAKBOLA 
Untuk bermain bola dengan baik pemain dibekali dengan teknik dasar yang baik. Pemain yang memiliki teknik dasar yang baik pemain tersebut cenderung dapat bermain sepakbola dengan baik pula. Beberapa teknik dasar yang perlu dimiliki pemain sepakbola adalah Menendang ( kicking ), Menghentikan atau Mengontrol ( stoping ), Menggiring ( dribbling ), Menyundul ( heading ), Merampas ( tacling ), Lemparan Kedalam ( trow – in ) dan Menjaga Gawang ( Goal Keeping ). Dibawah ini akan dijelaskan beberapa teknik Menendang, Menghentikan, dan Mengiring bola dalam permainan Sepakbola.

LAMA PERMAINAN SEPAKBOLA
Lama permainan sepak bola normal adalah 2×45 menit, ditambah istirahat selama 15 menit (kadang-kadang 10 menit). Jika kedudukan sama imbang, maka diadakan perpanjangan waktu selama 2×15 menit, hingga didapat pemenang, namun jika sama kuat maka diadakan adu penalti.

Kebanyakan pertandingan biasanya berakhir setelah kedua babak tersebut, dengan sebuah tim memenangkan pertandingan atau berakhir seri. Meskipun begitu, beberapa pertandingan, terutamanya yang memerlukan pemenang mengadakan babak tambahan yang disebut perpanjangan waktu kala pertandingan berakhir imbang: dua babak yang masing-masing sepanjang 15 menit dimainkan. Hingga belum lama ini, IFAB telah mencoba menggunakan beberapa bentuk dari sistem ‘sudden death’, namun mereka kini telah tidak digunakan. Jika hasilnya masih imbang setelah perpanjangan waktu, beberapa kejuaraan mempergunakan adu penalti untuk menentukan sang pemenang. Ada juga kejuaraan lainnya yang mengharuskan pertandingan tersebut untuk diulangi.
Perlu diperhatikan bahwa gol yang dicetak sewaktu babak perpanjangan waktu ikut dihitung ke dalam hasil akhir, berbeda dari gol yang dihasilkan dari titik penalti yang hanya digunakan untuk menentukan pemenang pertandingan.

PERATURAN DALAM SEPAKBOLA
Sepak bola merupakan olahraga yang paling populer di masyarakat. Di setiap daerah biasanya memiliki aturan tersendiri. Namun jika dalam pertandingan resmi ada peraturan permainan sepak bola yang telah ditentukan oleh FIFA selaku organisai sepak bola sedunia dan itu semua harus dipatuhi.
  1. Ukuran Lapangan>> Pertandingan sepak bola resmi harus dimainkan di lapangan yang memiliki panjang lapangan 90-120 meter dan lebar lapangan 45-90 meter. 
  2. Ukuran Bola>> ukuran keliling bola tidak melebihi dari 28 inchi atau 70 sentimeter dan tidak kurang dari 27 inchi atau sekitar 68 cm.
  3. Tim dan Pergantian Pemain>> Permainan sepak bola dimainkan oleh 2 tim. Setiap tim berjumlah 11 pemain yang bermain di lapangan. Dari 11 pemain salah satunya sebagai penjaga gawang. Jika dalam satu tim kurang dari 7 pemain, maka tidak bisa melakukan pertandingan sepak bola atau akan didiskualifikasi. Dalam pertandingan resmi, setiap tim dapat melakukan pergantian pemain sebanyak 3 kali. Sedangkan pada pertandingan persahabatan dapat dilakukan 7 kali pergantian pemain.
 PELANGGARAN
  • PELANGGARAN PEMAIN
Dalam sepak bola, terdapat sembilan peraturan yang apabila dilanggar akan mengakibatkan tendangan bebas langsung bagi regu lawan. Pelanggaran tersebut di antaranya sebagai berikut.
  1. Menerjang lawan secara kasar.
  2. Menerjang lawan dari belakang, kecuali jika lawan itu menghalang- halanginya.
  3. Memukul atau mencoba memukul lawan.
  4. Melompati pada lawan.
  5. Menendang atau mencoba menendang lawan.
  6. Menjatuhkan lawan, yaitu menjatuhkannya dengan kaki atau dengan melakukan sliding dari depan atau dari belakang lawan itu.
  7. Memegang lawan dengan bagian lain dari tangan.
  8. Mendorong lawan dengan tangan atau bagian dari lengan.
  9. Memainkan bola dengan tangan atau lengan seperti membawa, memukul, dan mendorong bola.
  • PELANGGARAN PENJAGA GAWANG
  1. Memainkan permainan yang membahayakan, misalnya menendang bola yang sedang dipegang oleh penjaga gawang.
  2. Menerjang dengan cara yang tidak jujur.
  3. Sengaja menghalangi lawan saat tidak memainkan bola, misalnya berdiri di antara bola dan lawan.
  4. Jika penjaga gawang membawa bola berjalan lebih dari empat langkah sambil memegang bola dengan idak memantulkan bola ke tanah.
  5. Menerjang penjaga gawang, kecuali jika penjaga gawang itu: Keluar dari daerah gawangnya; Menghalang-halangi seorang lawan; atau Hendak memegang bola di luar area penjaga gawang. 
 KARTU MERAH DAN KARTU KUNING
  • KARTU KUNING
Kartu kuning dikeluarkan oleh seorang wasit dalam sepak bola untuk menunjukkan bahwa seorang pemain secara resmi telah diperingatkan karena telah melakukan pelanggaran. Menurut aturan permainan sepak bola, ada 7 hal yang membuat seorang pemain sepak bola kena kartu kuning, yaitu:
  1. Tindakan tidak sportif
  2. Memperlihatkan ketidaksetujuan lewat kata-kata dan perbuatan
  3. Berkali-kali melanggar aturan permainan.
  4. Menunda permainan dimulai lagi.
  5. Tidak menuruti aturan yang diperlukan untuk melakukan free-kick atau corner-kick.
  6. Masuk atau masuk kembali ke lapangan tanpa seijin wasit
  7. Meninggalkan lapangan tanpa seijin wasit. 
  •  KARTU MERAH
Berikut adalah 7 hal yang membuat seorang pemain kena kartu merah:
  1. Pelanggaran berat yang membahayakan atau mencederai lawan
  2. Melakukan kekerasan
  3. Meludahi pemain lawan ataupun siapa saja
  4. Menyentuh bola (selain kiper) dalam kotak penalti untuk mencegah gol
  5. Melakukan pelanggaran untuk mencegah pemain lawan mencetak gol
  6. Menggunakan bahasa dan gestur yang ofensif, menghina, dan kasar.
  7. Menerima kartu kuning kedua dalam satu pertandingan.
Terima kasih guys,, mungkin cuma itu saja yang bisa admin post hari ini. Semoga bermanfaat.
Kalau kalian ingin dapet info update dari YUSUF ARBLETZ'S BLOG di Facebook kalian bisa Like fanspagenya dengan KLIK DI SINI

Sumber:
  1. WikiPedia 
  2. malesbanget.com
  3. anggaputra.com 
  4. Berbagai sumber lain di internet 
Baca Juga: RIO HARYANTO FINISH POSISI 17 DI F1 GP BAHRAIN

4 April 2016

Inilah Materi Singkat mengenai Hikayat

Apa itu Hikayat??

Menurut wacana di wikipedia.org , hikayat adalah salah satu bentuk sastra prosa, terutama dalam Bahasa Melayu yang berisikan tentang kisah, cerita, dan dongeng. Umumnya mengisahkan tentang kehebatan maupun kepahlawanan seseorang lengkap dengan keanehan, kesaktian serta mukjizat tokoh utama. Sebuah hikayat dibacakan sebagai hiburan, pelipur lara atau untuk membangkitkan semangat juang.

Berdasarkan isinya, hikayat dapat diklasifikasikan/digolongkan menjadi 6:
  1. Cerita Rakyat
  2. Epos India
  3. Cerita dari Jawa
  4. Cerita-cerita Islami
  5. Sejarah dan Biografi
  6. Cerita berbingkat
Berdasarkan asalnya, hikayat dapat diklasifikasikan menjadi 4:
  1. Melayu Asli. Contoh:  Hang Tuah
  2. Pengaruh Jawa. Contoh: Panji Semirang
  3. Pengaruh India (Hindu). Contoh: Perang Pandhawa, Sri Rama
  4. Pengaruh Arab. Contoh: Amir Hamzah
Ciri-ciri Hikayat :
  • Anonim : Pengarangnya tidak dikenal
  • Istana Sentris : Menceritakan tokoh yang berkaitan dengan kehidupan istana/ kerajaan
  • Bersifat Statis : Tetap, tidak banyak perubahan
  • Bersifat Komunal : Menjadi milik masyarakat
  • Menggunakan bahasa klise : Menggunakan bahasa yang diulang-ulang
  • Bersifat Tradisional : Meneruskan budaya/ tradisi/ kebiasaan yang dianggap baik
  • Bersifat Didaktis : Didaktis moral maupun didaktis religius (Mendidik)
  • Menceritakan Kisah Universal Manusia : Peperangan antara yang baik dengan yang buruk, dan dimenangkan oleh yang baik
  • Magis : Pengarang membawa pembaca ke dunia khayal imajinasi yang serba inda
 Sumber:
BACA JUGA: CONTOH HIKAYAT
  1. PANJI SEMIRANG
  2. BAYAN BUDIMAN
  3. SI MISKIN
  4. GUNUNG TIDAR DAN TOMBAK KIAI PANJANG

3 November 2015

Pedoman Menulis Huruf Kapital

 Pedoman Menulis Huruf Kapital

Mungkin kalian pernah diberi tugas untuk membuat suatu kalimat, paragraf, atau bahkan karangan dengan memperhatikan huruf kapital. Bagi kalian yang belum jelas mengenai huruf kapital, silahkan disimak baik-baik..

1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata pada awal kalimat. Contohnya: Saya membaca buku.

2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama dalam kata dan ungkapan yang berhubungan dengan agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk kata ganti untuk Tuhan.
Contoh:
  • Islam
  • Kristen
  • Quran
  • Injil
  • Weda
  • Yang Mahakuasa
  • Yang Maha Penyayang
  • Rahmat-Mu
  • Kuasa-Nya
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama untuk menuliskan kata-kata, seperti imam, makmum, doa, puasa, dan misa. Contoh: Ia selalu membaca doa sebelum keluar rumah.

3. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang diikuti nama orang.
Contoh:
  • Haji Agus Salim
  • Sultan Hasanuddin
  • Nabi Adam
  • Imam Hanafi
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan yang tidak diikuti nama orang.
Contoh:
Kalimat Salah Kalimat Benar
Ibunya menunaikan ibadah Haji. Ibunya menunaikan ibadah haji.
Ia merupakan seorang Sultan yang bijaksana. Ia merupakan seorang sultan yang bijaksana.
Pria itu ditangkap pihak berwenang karena mengaku sebagai Nabi. Pria itu ditangkap pihak berwenang karena mengaku sebagai nabi.

4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Contoh:
  • Presiden Joko Widodo
  • Rektor Institut Pertanian Bogor
  • Gubernur Sulawesi Selatan
  • Walikota Ridwan Kamil
  • Jenderal Moeldoko
  • Menteri Dalam Negeri
  • Profesor Supomo
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang tidak diikuti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.
Contoh:
Kalimat Salah Kalimat Benar
Bulan lalu ayahnya dilantik menjadi Menteri. Bulan lalu ayahnya dilantik menjadi menteri.
Pertemuan itu dihadiri beberapa Jenderal. Pertemuan itu dihadiri beberapa jenderal.
Sebagai seorang Walikota yang baru, ia berani memberantas korupsi di kantornya. Sebagai seorang walikota yang baru, ia berani memberantas korupsi di kantornya.

5 . Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang. Contohnya seperti di bawah ini:
  • Amir Hamzah
  • Jusuf Kalla
  • Dewi Sartika
  • Bacharuddin Jusuf Habibie
Dalam nama orang tertentu, huruf kapital tidak dipakai untuk menuliskan huruf pertama kata bin atau binti. Contohnya:
  • Ahmad bin Marsuki
  • Siti Fatimah binti Rahman
Huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama orang atau nama geografis yang digunakan sebagai nama jenis atau satuan ukuran. Contoh: 10 volt, 5 ampere, mesin diesel, garam inggris, gula jawa, jeruk bali.

6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku, dan bahasa. Contoh:
  • suku Sunda
  • bahasa Inggris
  • bangsa Indonesia
Mohon diingat, kata bangsa, suku, dan bahasa ditulis dengan huruf kecil jika berada di tengah kalimat. Contoh: Para pakar sedang merumuskan aturan pengindonesiaan istilah asing.

7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa sejarah.
Contoh:
Salah Benar
Perang Kemerdekaan perang Kemerdekaan
Bulan Agustus bulan Agustus
Tahun Masehi tahun Masehi

8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi. Contohnya seperti di bawah ini:
  • Bukit Barisan (bukan bukit Barisan)
  • Danau Toba (bukan danau Toba)
  • Selat Sunda (bukan selat Sunda)
  • Teluk Jakarta (bukan teluk Jakarta)
  • Sungai Cimanuk (bukan sungai Cimanuk)
Namun, huruf kapital tidak dipakai sebagai huruf pertama nama dalam geografi yang tidak khas. Perhatikan contoh berikut.
Salah Benar
Berlayar sampai ke Teluk. Berlayar sampai ke teluk.
Kami menyeberangi Sungai yang dangkal. Kami menyeberangi sungai yang dangkal.
Di desaku ada Bukit yang indah. Di desaku ada bukit yang indah.
Setiap sore saya berenang di Danau yang bersih. Setiap sore saya berenang di danau yang bersih.

9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama resmi badan, lembaga pemerintah dan ketatanegaraan, serta dokumen resmi.
Contoh:
  • Dewan Perwakilan Rakyat
  • Undang-Undang Dasar 1945
  • Kementerian Pekerjaan Umum
Perhatikan penulisan berikut:
Kalimat Salah Kalimat Benar
Menurut Undang-Undang, ia dapat dijatuhi hukuman paling lama lima tahun. Menurut undang-undang, ia dapat dijatuhi hukuman paling lama lima tahun.
Teman saya menjadi pegawai di salah satu Kementerian. Teman saya menjadi pegawai di salah satu kementerian.

10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, saudara, kakak, adik, dan paman yang dipakai sebagai kata ganti atau sapaan.
Contoh:
  • Kapan Saudara berangkat?
  • Saya akan disuntik, Dok?
  • Di mana rumah Pak Joni?
  • Itu apa, Bu?
  • Surat Bapak sudah saya terima.
Untuk pemahaman lebih lajut, perhatikan contoh di bawah ini.
Kalimat Salah Kalimat Benar
Semua Kakak saya sudah menikah. Semua kakak saya sudah menikah.
Kita harus menghormati Ayah dan Ibu kita. Kita harus menghormati ayah dan ibu kita.
Mobil Pak Lurah mogok. Mobil pak lurah mogok.
Kami sedang menengok Bu Guru. Kami sedang menengok bu guru.

11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh berikut.
Kalimat Salah Kalimat Benar
Terima kasih atas perhatian anda. Terima kasih atas perhatian Anda.
Tahukah anda bahwa harga bahan bakar minyak akan dinaikkan? Tahukah Anda bahwa harga bahan bakar minyak akan dinaikkan?

Menulis huruf kapital tidaklah sulit sepanjang Anda memperhatikan pedoman di atas. Karena itu, mulailah dari sekarang untuk tertib menulis huruf kapital.
Bagaimana?? Apakah kalian sudah paham??? Terimakasih sudah berkunjung!!!

Blog Sumber: http://www.blogodolar.com/pedoman-penulisan-huruf-kapital/

1 Oktober 2015

Materi Penjaskes: Lompat Jauh

Lompat Jauh

Pernahkah kamu melakukan lompat jauh??? Pasti kalian pernah melakukan kegiatan ini waktu jam pelajaran Penjaskes.. Iya kan??Ya iya dong... masa waktu pelajaran Bahasa Indonesia??.. :D . Oke,, langsung aja ke materi...


A. Pengertian Lompat Jauh
Lompat jauh merupakan salah satu nomor lompat dari cabang olahraga atletik yang paling populer dan paling sering dilombakan dalam kompetisi kelas dunia, termasuk Olimpiade. Lompat jauh adalah suatu gerakan melompat ke depan atas dalam upaya membawa titik berat badan selama mungkin di udara (melayang di udara) yang dilakukan dengan cepat dan dengan jalan melakukan tolakan pada satu kaki untuk mencapai jarak yang sejauh-jauhnya.
Lompat jauh merupakan suatu gerakan melompat yang menggunakan tumpuan pada satu kaki untuk mencapai jarak sejauh-jauhnya. Sasaran dan tujuan lompat jauh adalah untuk mencapai jarak lompatan sejauh mungkin ke sebuah titik pendaratan atau bak lompat. Jarak lompatan diukur dari papan tolakan sampai ke batas terdekat dari letak titik pendaratan yang dihasilkan oleh bagian tubuh.

B. BENTUK LATIHAN

1. Lompat Jauh Gaya Jongkok (Gaya Orthodok)
Awalan
· Berfungsi untuk mendapatkan kecepatan pada waktu akan melompat.
· Dilakukan dengan lari secepat-cepatnya dari jarak 40-45 m pada sebuah lintasan.
· Tidak diperkenankan untuk merubah kecepatan dan langkah saat akan menolak pada papan tumpuan.
Tolakan
· Merupakan upaya pelompat melakukan tolakan pada papan tumpuan menggunakan kaki yang terkuat dengan mengubah kecepatan horizontal ke kecepatan vertikal.
· Saat kaki melakukan tolakan, posisi badan lebih ditegakkan, dan kaki belakang serta kedua lengan diayunkan ke depan atas.
· Urutan tolakan kaki pada papan tumpuan, dimulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki.

Di udara
· Kedua lutut tertekuk
· Kedua lengan di samping kepala
· Saat akan mendarat kaki dan lengan diluruskan ke depan bersamaan berat badan di bawa ke depan

Mendarat
· Mendarat pada bak lompat diawali dengan kedua tumit kaki dan kedua kaki agak rapat.
· Lutut tertekuk dan mengeper dalam posisi jongkok bersamaan berat badan di bawa ke depan. Ke dua lengan di depan menyentuh tempat pendaratan serta pandangan ke depan.

2. Lompat Jauh Gaya Menggantung (Gaya Schnepper)
Dalam penggunaan teknik lompat jauh yang sebenarnya, perbedaannya terletak pada teknik saat di udara, baik lompat jauh gaya jongkok maupun gaya menggantung.
Awalan
· Lari secepat-cepatnya.
· Tidak mengubah kecepatan dan langkah saat akan bertumpu pada papan tumpuan.
Tolakan
· Saat kaki tumpu menolak pada papan tumpuan, posisi badan lebih ditegakkan.
· Urutan tumpuan kaki menolak pada papan tumpuan, mulai dari tumit, telapak kaki diteruskan pada ujung telapak kaki.
· Gerak mengayun kaki belakang ke depan atas bersamaan dengan kedua lengan
Sikap di Udara
· Badan melenting ke belakang
· Kedua lengan lurus ke atas di samping telinga.
· Kedua kaki hampir rapat di belakang badan.
Mendarat
· Dari sikap di udara, kedua lengan luruskan ke depan.
· Kedua lutut dan badan dibawa ke depan
· Saat kedua kaki akan menyentuh tempat pendaratan, luruskan ke depan dan mendarat dengan kedua tumit terlebih dahulu.
· Saat kedua kaki mendarat kedua lutut mengepet dan berat badan dibawa kedepan.

3. Lompat Jauh Gaya Berjalan di Udara (Walking in the Air)
Ancang-ancang
· Tergantung tingkat prestasi, lari ancang-ancang beragam antara 10 lengkah (untuk pemula) sampai 20 langkah (untuk atlet)
· Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit –demi sedikit sampai sebelum bertolak
· Pinggang turun sedikit pada satu langkah akhir ancang-ancang
Tolakan
· Ayunkan paha kaki bebas cepat ke posisi horizontal dan pertahankan
· Luruskan sendi mata kaki, lutut dan pinggang pada waktu bertolak.
· Bertolak ke depan atas
Melayang/Berjalan di Udara
· Sesudah bertolak, tariklah kaki bebas ke bawah dan belakang
· Pada saat yang sama, tariklah kaki yang bertolak ke depan dan ke atas.
Mendarat
· Tariklah lengan dan tbuh ke depan-bawah. Tariklah kaki mendekati badan.
· Luruskan kaki dan tekuk lagi sedikit sesaat sebelum menyentuh pasir.
· Bila kaki telah mendarat di pasir, duduklah atas kedua kaki.

C. Teknik Lompat Jauh
Lompat jauh mempunyai empat fase gerakan, yaitu awalan, tolakan, melayang dan mendarat serta terdapat tiga macam gaya yang membedakan antara gaya yang satu dengan gaya yang lainnya pada saat melayang diudara. Uraian mengenai keempat fase gerakan dalam lompat jauh adalah sebagai berikut:
Teknik atau kelangsungan dari gerakan lompat jauh dapat dibagi sebagai berikut:

1. Awalan atau ancang-ancang
Tujuan ancang-ancang adalah untuk mendapatkan kecepatan yang setinggi-tingginya agar dorongan massa ke depan lebih besar. Latihan kecepatan awalan dapat dilakukan dengan latihan-latihan sprint 10 - 20 meter yang di lakukan berulang-ulang. Panjang langkah, jumlah langkah, dan kecepatan berlari dalam mengambil awalan harus selalu sama. Menjelang tiga sampai empat langkah sebelum balok tumpu, seorang pelompat harus dapat berkonsentrasi untuk dapat melakukan tumpuan dengan kuat. Dengan catatan tanpa mengurangi kecepatan.
Jarak ancang-ancang tergantung kematangan dan kemampuan berekselerasi atas kecepatannya, dan untuk meningkatkan kemampuan kecepatan ancang-ancang diperlukan program latihan yang baik, dan juga ketepatan menumpu. Sebagai pelatihan pemberian jarak ancang-ancang yang pendek dengan dimulai dari 5 langkah, 7 langkah, 9 langkah dan seterusnya sambil memperhatikan kaki saat menumpu.
Panjang awalan untuk melaksanakan awalan lompat jauh tidak kurang dari 45 meter.
Cara melakukan awalan atau ancang-ancang lompat jauh sebagai berikut:
1) Lari ancang-ancang tergantung pada kemampuan masing-masing.
2) Tambah kecepatan lari ancang-ancang sedikit demi sedikit sebelum bertumpu atau bertolak pada balok tumpu.
3) Pinggang diturunkan sedikitpada satu langkah akhir ancang-ancang.

2. Tumpuan atau tolakan
Merupakan suatu gerakan yang penting untuk menentukan hasil lompatan yang sempurrna. Badan sewaktu menumpu jangan terlalu condong seperti halnya melakukan lari/ ancang-ancang. Tumpuan harus kuat, cepat dan aktif keseimbangan badan dijaga agar tidak oleng/ goyang. Berat badan sedikit di depan titik tumpu, gerakan kaki menelapak dari tumit ke ujung kaki, dengan tempo yang cepat. Gerakan ayunan lengan sangat membantu menambah ketinggian dan juga menjaga keseimbangan badan.
Tumpuan atau tolakan kaki harus kuat agar tercapai tinggi lompatan yang cukup tanpa kehilangan kecepatan maju. Kaki ayun digerakkan secara aktif agar membantu menaikkan badan dan menjaga keseimbangan berat badan sedikit di depan titik tumpuan.
Cara melakukan tumpuan atau tolakan sebagai berikut:
1) Ayunkan paha dan kaki keposisi horizontal dan dipertahankan.
2) Luruskan sendi mata kaki,lutut, dan pinggang pada waktumelakukan tolakan.
3) Bertolaklah ke depan dan ke atas.
4) Sudut tolakan45 derajat.

3. Melayang diudara
Gerakan melayang pada saat setelah meninggalkan balok tumpuan dan diupayakan keseimbangan tetap terjaga dengan bantuan ayunan kedua tangan sehingga bergerak di udara. Untuk melakukan gerak ini terdapat beberapa teknik. Yang Pertama, Melayang dengan sikap jongkok dengan cara waktu menumpu kaki ayun mengangkat lutut setinggi-tingginya dan disusul oleh kaki tumpu dan kemudian sebelum mendarat kedua kaki di bawa ke arah depan. Yang Kedua, Melayang dengan sikap bergantung cara melakukanya yaitu waktu menumpu kaki ayun dibiarkan tergantung lurus, badan tegak kemudian disusul oleh kaki tumpu dengan sikap lutut ditekuk sambil pinggul didorong ke depan yang kemudian ke-dua lengan direntangkan ke atas. Keseimbangan badan perlu diperhatikan agar tetap terpelihara hingga mendarat.

4. Mendarat
Gerakan-gerakan waktu pendaratan harus dua kaki. Yang perlu diperhatikan saat mendarat adalah kedua kaki mendarat secara bersamaan diikuti dengan dorongan pinggul ke depan sehingga badan tidak cenderung jatuh ke belakang yang berakibat merugikan si pelompat itu sendiri. Untuk menghindarkan pendaratan pada pantat, kepala ditundukkan dan lengan diayunkan ke depan sewaktu kaki menyentuh pasir. Titik berat badan akan melampui titik pendaratan kaki di pasir. Kaki tidak kaku dan tegang, melainkan lemas dan lentur. Maka sendi lutut harus siap menekuk pada saat yang tepat. Gerakan ini memerlukan waktu (timing) yang tepat.

Sumber: http://guardians2504.blogspot.co.id/2015/03/pengertian-teknik-dan-gaya-dalam-lompat.html

Terimakasih udah sempet baca...